Madiun

MAKANAN TRADISIONAL MADIUN

Seperti diketahui, bahwa Madiun sangatlah terkenal dengan pecel dan brem nya. Dari hal itu pula lah yang menjadi salah satu industri di Madiun yaitu, produksi brem dan bumbu pecel siap pakai.

Siapa yang tidak tahu pecel. Pecel merupakan makanan yang banyak dijumpai di setiap sudut rumah makan, dari warung hingga restaurant. Makanan sehat yang menggunakan bumbu kadang sebagai saus dan beberapa sayuran sebagai menu utamanya ini sebenarnya memiliki beberapa varian yang serupa tapi tak sama. Ketidaksamaannya terletak pada bumbu kacangnya. Pecel Madiun adalah pecel yang banyak memiliki penggemar, karena memiliki rasa yang manis pedas dan khas.

Selain bumbu pecel, brem merupakan oleh-oleh yang tak boleh ketinggalan saat berada di Madiun. Brem adalah fermentasi dari tape yang digunakan sebagai makanan kecil dan oleh-oleh. Industri bumbu pecel dan brem ini berpusat desa Kaliabu, 21 Km dari Kota Madiun.

http://www.eastjava.com/tourism/madiun/ina/food-industry.html

Pecel Madiun Redjo Estu

Pecel mungkin sudah tidak lagi asing untuk lidah warga Kota Bogor, namun nama pecel madiun tentunya masih terdengar asing bagi warga Kota Bogor. Nah, kalau begitu anda harus coba pecel madiun yang satu ini, Pecel Madiun Redjo Estu namanya. Berdiri sejak dua tahun yang lalu, nyatanya pecel madiun mendapat sambutan yang baik dari Warga Kota Bogor.

Pecel madiun itu sendiri merupakan makanan khas Madiun Jawa Timur yang terdiri dari campuran toge, kacang panjang, daun singkong, daun papaya, kenikir, kemangi dan timun yang kemudian disiram dengan bumbu kacang. Menurut Dhea selaku pelayan sekaligus penanggung jawab tempat tersebut, yang membedakan Pecel Madiun Redjo Estu dengan pecel madiun lainnya adalah bumbunya. “Bumbu kacang kita itu special langsung dan asli dari Madiun, jadi rasanya sudah pasti beda,” jelas Dhea kepada Bogorplus.com.

Memang ketika suapan pertama dihujamkan, bumbu kacang yang kental dan asli pun sangat terasa di lidah kita. Sayur-sayuran yang direbus pun disajikan dengan kesegaran yang tentunya menambah kenikmatan dari Pecel Madiun Redjo Estu. Untuk harga satu porsinya pun terbilang sangat-sangat terjangkau, hanya Rp 5000 saja sudah termasuk dengan nasi. Wah, sangat murah sekali, porsinya pun sangat pas untuk mengenyangkan perut anda.

Bicara soal pengunjung, bahkan bukan hanya warga Kota Bogor yang menyukai Pecel Madiun, orang bule dan cina pun juga sangat suka sekali. “Pengunjung disini bukan hanya orang Bogor, tapi orang bule dan cina sangat suka sekali pecel madiun,” ujar Dhea.

Untuk menambah kenikmatan Pecel Madiun, anda pun dapat menambahkan tempe, tahu bacem, mendoan ataupun rawon yang masing-masing harganya hanya berkisar antara 1.000 – 8.000 rupiah. Sangat terjangkau bukan? Langsung saja datang ke Jl Pandu Raya (samping Alfamart) Bogor Jawa Barat. Pecel Madiun Redjo Estu buka setiap hari mulai pukul 06.00 sampai dengan pukul 21.00 malam.

http://bogorplus.com/plus/kuliner/1997-pecel-madiun-redjo-estu-makanan-khas-jawa-timur-digemari-orang-bule.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

<

%d bloggers like this: